Selamat datang di Thinkcorp Indonesia Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Terbaik di Indonesia! Anda sedang membaca di artikel yang tepat! Simak informasinya berikut ini!

Simak Selalu : Info Pelatihan dan Sertifikasi BNSP

TABLE OF CONTENTS

Setelah membahas kesana kemari, parameter, optimasi, dan lain sebagainya, pada postingan kali ini saya mengajak anda untuk kembali mengingat arsitektur dari jaringan LTE. Kali ini saya akan coba membahas mengenai E-UTRAN (Evolved UMTS Terrestrial Radio Access Network).

Arsitektur E-UTRAN
Arsitektur E-UTRAN

Jaringan LTE terdiri dari 2 kelompok komponen, disebut E-UTRAN dan EPC (Evolved Packet Core). E-UTRAN disini hanya memiliki 1 komponen saja, yaitu evolved Node B (eNB). E-UTRAN ini merupakan bagian dari jaringan LTE yang mengatur hubungan dengan user equipment (UE) melalui air interface (radio). eNB berfungsi untuk mentransfer data/informasi ke semua UE yang camp di eNB tersebut (downlink), dan menerima request data/informasi dari UE (uplink).

Fungsi lain dari eNB adalah mengatur/mengontrol low-level operations untuk semua UE yang camp padanya, dengan cara mengirim signalling message seperti halnya perintah untuk handover (baca mengenai handover di Handover Event LTE, X2 Handover LTE).

Sedangkan mengenai interface, suatu eNB menggunakan X2 interface untuk berkomunikasi dengan eNB yang lainnya, seperti halnya untuk handover. Dan juga ada S1 interface yang digunakan masing-masing eNB untuk berhubungan dengan EPC (evolved Packet Core), seperti dengan MME (Mobility Management Entity) dan S-GW (Serving Gateway).


Penulis : Sibro
Reviewer : ishakginting
Sumber : An Introduction to LTE 2nd Edition, Christopher Cox.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *