IMSI
IMSI adalah singkatan dari International Mobile Subcriber Identity, dimana artinya IMSI adalah angka-angka identitas berskala international. IMSI membedakan antara user yang satu dan lainnya, unik untuk setiap SIM Card. IMSI terdiri dari PLMN ID dan MSIN. PLMN ID (Public Land Mobile Network) terdari dari MCC (Mobile Country Code) dan MNC (Mobile Network Code).
Dari namanya kita tahu bahwa MCC adalah kode suatu negara atau id suatu negara, dan MNC adalah kode dari operator telekomunikasi. Misalnya saja di Indonesia, dengan operator Smartfren, MCC untuk Indonesia adalah 510, sedangkan MNC untuk Smartfren adalah 09, maka 5 digit IMSI dari SIM Card adalah 51009. Sisanya adalah MSIN (Mobile Subscription Indentification Number) yang berjumlah 10 digit biasanya. Untuk contoh real pengukuran di lapangan dapat dicek pada pembahasan Cara Baca Info NETVELOCITY.
IMSI dibutuhkan untuk akses masuk ke jaringan (edisi kali ini adalah LTE). IMSI sebelumnya sudah disimpan di jaringan LTE, tepatnya di HSS (Home Subscriber Server). Jika IMSI sesuai, maka diberikan akses masuk ke jaringan dan diberikan pelayanan dengan QoS (Quality of Service) yang telah ditetapkan. Sedangkan jika IMSI tidak sesuai, maka UE tidak akan dapat menggunakan layanan dari jaringan. Contoh mudahnya adalah ketika kita menggunakan kartu Smartfren, jelas kita tidak bisa masuk ke jaringan Telkomsel, seperti penjelasan diatas, dari 5 digit awal saja sudah berbeda, untuk Smartfren adalah 51009, sedangkan untuk Telkomsel adalah 51010.
Nilai IMSI ini tidak berubah-ubah, tetap sama sebagaimana id kita di KTP misalnya.

GUTI
GUTI (Globally Unique Temporary Identifier) adalah identitas UE yang sifatnya sementara, artinya dapat berubah-ubah karena kondisi tertentu. GUTI diberikan ke UE ketika UE attach ke jaringan. Pertama kali, jaringan akan mengidentifikasi UE melalui IMSI, lalu setelahnya UE akan dikenali oleh jaringan dengan GUTI. Ini berhubungan dengan keamanan, dimana jika UE dikenali terus-menerus melalui IMSI, akan rentan terjadi serangan karena IMSI tidak berubah-ubah nilainya. Misalnya saja seseorang bisa saja menduplikat IMSI anda dan masuk ke jaringan, lalu menggunakan pulsa anda untuk berselancar internet atau menelepon. Karena GUTI selalu berubah-ubah, maka GUTI lebih aman digunakan dibandingkan dengan IMSI. IMSI digunakan hanya ketika awal otentifikasi agar UE teridentifikasi.
Jaringan juga akan meng-generate GUTI yang baru ketika TAU (Tracking Area Update). GUTI terdiri dari GUMMEI (Globally Unique MME Identifier) dan M-TMSI (MME-Temporary Mobile Subscriber Identity). GUMMEI sendiri terdiri dari MCC, MNC, dan MMEI (MME Identifier). Sedangkan MMEI terdiri dari MMEGI (MME Group Identity) dan MMEC (MME Code).


Pada gambar di atas, diperlihatkan bagian UE menggunakan GUTI sebagai identitas ketika melakukan attach ke jaringan LTE.
Itulah sedikit pembahasan mengenai IMSI dan GUTI. Semoga bermanfaat.
Penulis : Sibro
Reviewer : ishakginting
Sumber : dari berbagai sumber.